BAB III
MEDIA AUDIO VISUAL
A.PENGERTIAN MEDIA AUDIO VISUAL
Kata media
berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang
secara harfiah berarti perantara atau pengantar, maksudnya sebagai perantara
atau alat menyampa
Audio visual adalah media instruksional modern yang sesuai dengan perkembangan
zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi), meliputi media yang dapat
dilihat dan didengar” (Rohani, 1997: 97-98).
Media audio visual adalah merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.ikan sesuatu” (Salahudin,1986: 3)
Media audio visual adalah merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.ikan sesuatu” (Salahudin,1986: 3)
B.Bentuk-Bentuk
Media Audio Visual
1.
Media audio visual gerak contoh, televisi, video tape, film dan media audio
pada umumnaya seperti kaset program, piringan, dan sebagainya.
2.
Media
audio visual diam contoh, filmastip bersuara, slide bersuara, komik dengan
suara.
3.
Media
audio semi gerak contoh, telewriter, mose, dan media board.
4.
Media
visual gerak contoh, film bisu
5.
Media
visual diam contoh microfon, gambar, dan grafis, peta globe, bagan, d
6.
Media
seni gerak
7.
Media
audio contoh, radio, telepon, tape, disk dan sebagainya
8.
Media
cetak contoh, televisi (Soedjarwono, 1997: 175).
C.Jenis media Audio Visual
Jenis
media audiovisual dibagi dua yaitu menurut Syaiful Bahri Djamarah dan
Aswan Zain (2007:124)
1.
Audiovisual
diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar seperti bingkai suara (
sound slide).
Sound slide adalah suatu film berukuran 35 mm, yang biasanya dibungkus bingkai
berukuran 2×2 inci tersebut dari karton atau plastik. Sebagai suatu program
film bingkai sangat bervariasi. Panjang pendek film bingkai tergantung pada
tujuan yang ingin dicapai dan materi yang ingin disajikan. Ada program yang
selesai dalam satu menit, tapi ada pula yang hingga satu jam atau lebih. Namun
yang lazim, satu film bingkai bersuara (sound slide) lamanya berkisar antara
10-30 menit.
1.
Audiovisual
gerak yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar bergerak
seperti film dan video.
Film dan video
adalah merupakan gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame di mana frame
demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada
layar terlihat gambar hidup. Film bergerak dengan cepat dan bergantian sehingga
memberikan visual yang continue, sama halnya dengan film, video dapat
menggambarkan suatu obek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamih atau
suara yang sesuai. Kemampuan film dan visio melukiskan gambar hidup dan suara
memberinya daya tarik tersendiri. Kedua jenis media ini pada umumnya digunakan
untuk tujuan-tujuan hiburan, dokumentasi dan pendidikan.
D.Manfaat
Media Audio Visual
Bahan – bahan audio visual dapat memberikan
banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran. Hubungan
guru dan siswa tetap merupakan elemen paling penting dalam system pendidikan
modern saaat ini, guru harus hadir untuk menyajikan materi dengan bantuan media
agar manfaatt dapat terealisasi. Adapun dampak positif/manfaat yang diberikan
oleh teknologi pada dunia pendidikan yakni perkembangan teknologi dalam hal ini
perkembangan media pembelajaran yang lebih spesifiknya lagi yakni media audiovisual
menurut Dale (dalam Azhar Arsyad. :2010 :23-24)
1.
Meningkatkan
rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas,
2.
Membuahkan
perubahan prilaku signifikan tingkahlaku siswa,
3.
Menunjukan
hubungan antara mata pelajaran dan kebutuhan dan minat siswa dengan
meningkatnya motivasi belajar siswa,
4.
Membawa
kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa,
5.
Membuat
hasil belajar lebih bermakna bagi berbagai kemampuan siswa,
6.
Mendorong
pemanfaatan yang bermakna dari mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajinasi
dan partisipasi aktif.aktif,
7.
Memberikan
umpan balik yang diperlukan yang dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak
materi yang telah mereka pelajari
8.
Melengkapai
pengalaman yang kaya dengan pengalaman itu konsep-konsep bermakna dapat
dikembangkan
9.
Memperluas
wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran yang
nonverbalistik
10.
Meyakinkan
diri bahwa urutan dan kejelasan pikiran yang siswa butuhkan jika mereka
membangun struktur konsep dan system gagasan yang bermakna.
E. Contoh
Gambar Audio Visual
A.
B.
F.Kelebihan dan Kelemahan media Audio Visual
Kelebihan Media Audio Visual Menurut Para Ahli
Kelebihan
Media Audio , Sadiman ( 2005 : 50
) , adalah :
- Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
- Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
- Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali.
- Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
- Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa
Kelebihan Media Audio, Arsyad ( 2003 : 45 ) , adalah :
· Merupakan peralatan
yang sangat murah dan
lumrah sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.
·
Rekaman dapat digandakan untuk
keperluan perorangan sehingga isi pesan dapat berada di
tempat secara bersamaan.
- Merekam peristiwa atau isi pelajaran untuk digunakan kemudian.
- Rekaman dapat digunakan sendiri sebagai alat diagnosis guna untuk membantu meningkatkan keterampilan membaca, mengaji dan berpidato.
- Dalam pengoperasiannya relatif sangat mudah.
Kelemahan Media
Audio Visual Menurut para Ahli
Kekurangan
Media Audio
Kekurangan Media Audio, Arsyad( 2003 : 46 ) , adalah :
- Dalam suatu rekaman sulit menemukan lokasi suatu pesan atau informasi, jika pesan atau informasi tersebut berada ditengah – tengah pita, apalagi jika radio, tape tidak memiliki angka – angka penentuan putaran.
- Kecepatan rekaman dan pengaturan trek yang bermacam – macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda.
Sedangkan
menurut Rivai ( 2005 : 131 )
penggunaan Media Audio dalam dunia pengajaran memiliki kekurangan antara
lain :
- Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
- Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal – hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
- Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan pembendaharaan kata – kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
- Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
- Penampilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut pada si penerima. Bila tidak bisa maka akan terjadi kesalah pahaman.
Daftar rujukan
Arsyad, Azhar. Media
Pembelajaran. Jakarta: PT. Grafindo Persada. 2003
Asnawir dan
M. Basyiruddin Usman. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers. 2002
Djaramah,
Syaiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:
PT.Rineka Cipta. 2010
Sadiman,
Arif S. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. 1996
Sudjana,
Nana. Media Pengajaran. Surabaya: Pustaka Dua. 1978